Juni 16, 2024

DeMarcus Cousins Sarankan Trae Young Tinggalkan Hawks

2 min read
DeMarcus Cousins

DeMarcus Cousins prihatin bersama dengan Trae Young. Menurutnya Trae wajib bertindak bersama dengan berharap pertukaran. Cousins menyaksikan Atlanta Hawks tidak memiliki niat yang benar-benar untuk membangun tim. Cousins menilai lingkungan layaknya itu jelek untuk jaman depan Trae.

Performa Atlanta Hawks tak kunjung membaik. Masih berada di papan bawah Wilayah Timur. Meski mendatangkan pelatih Quin Snyder, Hawks cuma mengemas 16-23 di posisi ke-11. Musim selanjutnya mereka menjadi unggulan ketujuh bersama dengan 41-41.

“Jika saya Trae Young, saya dapat terlihat secepat mungkin. Situasi yang saya judi bola parlay takuti bersama dengan Trae Young adalah dia dapat bertahan amat lama di sana. Lalu tiba-tiba dia yang menjadi kambing hitamnya,” kata Cousins saat hadir di dalam All The Smoke Podcast.

“Saya mengetahuinya berdasarkan pengalaman dan cara kerja organisasi-organisasi ini. Ketika segala sesuatunya menjadi kacau dan gagal, mulailah permainan saling menyalahkan,” lanjutnya.

Baca juga:

Leroy Sane Buka Kans untuk Pindah ke Liverpool?

OG Anunoby Debut, Knicks Menjinakkan Timberwolves

Pengalaman yang dimaksud Cousins adalah saat ia berseragam Sacramento Kings pada 2010-2017. Kings memilihnya sebagai rangkaian kelima NBA Draft 2010. Pemain berjuluk Boogie itu menghabiskan 6,5 musim bersama dengan Kings. Ia masuk tiga kali All-Star dan seleksi All-NBA dua kali.

Cousins menjadi talenta paling baik di posisi saat bersama dengan Kings. Tetapi tidak begitu halnya bersama dengan capaian Kings. Cousins singgah saat masa-masa suram Kings. Mereka tidak pernah raih kemenangan di atas angka .500. Kings baru sanggup masuk playoff musim selanjutnya setelah 13 musim.

Pemain yang kini bermain untuk Taiwan Beer Leopards itu menjelaskan alasan lebih lanjut. Setelah tim gagal, biasanya yang disalahkan pertama adalah pelatihnya. Setelah itu pemain-pemainya.

“Jadi, mengetahui mereka (Hawks) berganti pelatih bersama dengan mendatangkan Quin Snyder. Seorang pria yang cukup mumpuni di liga ini. Politik ikut berperan. Seperti yang saya katakan, saat suasana menjadi kacau, nantinya itu adalah kesalahan Trae Young. Saat itulah seluruh permainan dimulai,” kata pemain berusia 33 th. itu.

Entah kebetulan atau tidak, Trae juga merupakan pilihan kelima di dalam NBA Draft. Ia direkrut Hawks pada 2018 lalu. Saat ini Trae menyisakan kontrak tiga th. bersama dengan Hawks berasal dari kesepakatan sepanjang lima th. bersama dengan nilai AS$215 juta. Ia dua kali terpilih di dalam NBA All-Star pada 2020 dan 2022.

error: Content is protected !!