Juni 16, 2024

Penonton Persaingan Olah Raga di Indonesia Kini Semestinya Sudah Divaksin Booster

1 min read

Pemerintah walhasil legal memperkenankan semua persaingan olah raga untuk membuka pintu bagi penonton dengan protokol kesehatan ketat.

Undang-undang menonton persaingan olahraga sudah dikuasai dalam Perintah Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2022 perihal PPKM Level 3,2, dan 1 Covid-19 di Jawa dan Bali yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian.

“Segala persaingan olah raga dapat dilakukan dengan ketetapan, tempat penyelenggaraan cuma di kawasan Kabupaten/Kota dengan kriteria jenjang 3, jenjang 2, dan jenjang 1,” tulis Inmendagri tersebut dikutip Suara.com, Selasa (8/3/2022).

Kemudian semua pemain, ofisial, kru media, staf penunjang dan penonton slot gacor hari ini patut menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mengerjakan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan persaingan dan latihan.

Kapasitas penonton malah tetap dikuasai layak dengan jenjang PPKM masing-masing tempat, yakni darah PPKM Level 4: 25 persen penonton, Level 3: 50 persen, Level 2: 75 persen dan Level 1: 100 persen.

Segala pemain, ofisial, kru media, dan staf penunjang dan penonton yang hadir dalam persaingan patut sudah divaksin dosis kedua, hasil negatif PCR (H-1) dan hasil negatif Antigen pada hari perlombaan.

“Pengerjaan persaingan patut mencontoh undang-undang protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” pungkasnya.

Koordinator Pelegalan Pengaturan Aktivitas Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali Luhut Binsar Panjaitan menyebut hal ini dimaksudkan dalam rangka transisi menuju aktivitas normal menuju endemi.

Luhut mengklaim keputusan ini diambil pemerintah atas usulan dari bermacam ahli dan ahli di bidangnya.

“Kecuali itu semua peta jalan yang diwujudkan sampai hari ini juga tetap dilegalkan dengan prinsip kehati-hatian dan tetap menjunjung tinggi jenjang yang tak jarang kami sampaikan yakni berjenjang, bertingkat dan berlanjut untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Luhut.

error: Content is protected !!